Cara Mengatur Keuangan Untuk Anak Rantau

 #SMARTLEARNER #JIWAMUDA


Hai hai! Hari ini kami akan memberikan tips khususnya untuk para mahasiswa, perantau, ataupun pekerja yang sedang mengadu nasib dan memenuhi kebutuhannya di kota atau mungkin di negeri orang. Pastinya setiap kali pergi kamu membutuhkan uang entah untuk perjalanan, makan, atau kebutuhannya tak terduga lainnya . Tetapi kita seringkali bingung dalam hal mengatur keuangan tersebut dan merasa heran terhadap uang yang kita pakai untuk apa. Benar ga nih? Oke deh ga pake lama-lama lagi, langsung aja simak tips mengatur keuangan dengan baik di bawah ini ya!

1. Catat Pengeluaran dan Pemasukan

Pemasukan dan pengeluaran - imdb.com

Ini penting banget. Ini tidak dikhususkan untuk akuntan perkantoran ataupun akuntan lainnya tetapi semua orang terutama perantau butuh catatan tersebut. Kalian perlu mengkoordinir terhadap pemasukan kalian yang datang entah itu kiriman uang orang tua , gaji ataupun yang lain kalian perlu mencatat itu . Media pencatatan nya bisa buku, notebook, atau sebuah aplikasi. Udah serba ada kok guys.

2. Boleh Meminjam, Asalkan…

Ilustrasi meminjam uang - duniafintech.com

Kalau akhir bulan biasanya anak rantau udah mulai galau nih. Mengapa demikian? Disitulah kondisi keuangan mulai menipis dan hanya menantikan kiriman uang orang tua atau gaji. Lalu bagaimana jika orang tua kalian tidak mengirimkan uang karena situasi mendesak atau gaji kalian telat cair? Pastinya membingungkan sekali ya. Untuk itu , salah satu caranya adalah meminjam uang ke teman atau suatu aplikasi. Tetapi , jangan buat pinjaman itu menjadi merugikan bagi kalian . Buatlah pinjaman itu menjadi sesuatu yang bisa hal postif bagi kalian seperti modal untuk mengembangkan usaha atau freelance bagi mahasiswa. Jangan dipake foya-foya ya. Hal ini bisa menjadi keuntungan bagi kalian dan bisa membayar bunga atau kredit pada jangka waktu tertentu. Peminjaman tidaklah selalu buruk asalkan kita tahu tujuan kita memakainya itu ya untuk hal positif .

3. Manfaatkan Diskon dan Promo

Diskon - myjourney.id

Untuk orang yang sering belanja di mall atau online pastinya selalu ngincer banget nih yang namanya promo entah itu tas, sepatu / baju yang bermerek, sampai makanan promo. Akan tetapi, untuk anak rantau bisa tahan dulu nih beli barang-barang seperti itu. Anak rantau bisa memanfaatkan diskon atau promo yang didapatkan di online shop atau gerai kebutuhan lainnya . Hal ini bisa menghemat keuangan kamu dan tidak membeli barang yang tidak penting. Pinter-pinter aja sisipin duitnya.

4. Kerja Sampingan

Ilustrasi kerja sampingan - hellowork-asia.com

Untuk para perantau hal ini bisa dikatakan penolong yang cukup ampuh lho. Kalian bisa memilih menjadi freelancer atau bekerja paruh waktu jika kalian mempunyai waktu luang atau tidak membebankan kegiatan belajar atau kerja kalian. Kerja sampingan yang bisa kalian coba ada banyak kok, mulai dari programmer web , design grafis, editor foto atau video, pelayan restoran, kasir minimarket, dan banyak lainnya . Yang terpenting adalah jangan takut mencoba yaa.

5. Investasi

Ilustrasi investasi keuangan - alinea.id

Uang kalian yang didapatkan dari gaji atau kiriman uang dari orang tua mungkin saja berubah-ubah. Entah itu turun atau naik dari jumlah yang diharapkan. Apalagi jika suatu negara mengalami inflasi atau kebutuhan barang semakin meningkat. Waduh , bahaya banget kan buat kalian sebagai anak rantau nih. Apapun status kita, kita harus tetap memperhatikan perkembangan ekonomi di negara kita lho. Nah kalian akan memerlukan investasi yang bisa mengikuti dan bertahan di tengah arus inflasi tersebut. Investasi memiliki beberapa instrument yang bisa kalian pilih nih, seperti deposito, saham, emas, atau reksana . Dari instrument itu memiliki dampak positif dan negatifnya masing-masing.

Cobalah untuk mengatur keuangan kalian sebaik mungkin dan menerapkan tips yang sudah diberikan di atas. Semoga itu bisa membantu kalian dalam menghemat dan menjauhkan sifat boros dari diri kalian yaa. See you!

By MACEVOL - Adzhar Rachmat Ramadhan

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama